PKP

Pembangunan Stadion Internasional Dompak Segera Masuki Tahap Lelang
Oleh : Ismail
Senin | 08-01-2018 | 17:02 WIB
Kadispora-Kepri12.gif honda-batam
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Maifrizon. (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pembangunan Stadion berstandar Internasional di Pulau Dompak sudah mulai akan dilelang pada bulan ini.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Maifrizon menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan seluruh berkas untuk pelelangan proyek senilai Rp 20 miliar tersebut.

"Insya Allah paling lambat akhir bulan ini sudah akan dilelang," ujarnya, Senin (8/1/2018).

Pembangunan stadion berkapasitas 50 ribu penonton tersebut dibangun diatas lahan seluas puluhan hektare. Namun, untuk tahap awal pembangunannya hanya meliputi lapangan dan lintasan untuk atletik. "Selain itu ada juga pembangunan tahap awal untuk tribun penonton dan fasilitas pendukung lainnya," sebutnya.

Ia berharap dengan pembangunan stadion tersebut dapat mengatasi persoalan minimnya fasilitas olahraga khususnya lapangan sepakbola di Ibu Kota Provinsi Kepri.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kepri bertekad akan mewujudkan mimpi untuk memiliki stadion bertaraf Internasional di Tanjungpinang. Mimpi tersebut sepertinya bakal terwujud pada tahun 2018 di kawasan Pulau Dompak.

"Kita akan membangun Stadion sepak bola di Tanjungpinang ini yang bertaraf internasional. Nantinya juga akan dilengkapi fasilitas olah raga lainnya," kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (26/10/2017).

Pembangunan stadion diatas lahan sekitar 40 hektare di Dompak tersebut akan menelan biaya mencapai Rp 800 miliar. Namun, dengan estimasi biaya dengan jumlah tersebut, tentu saja akan membebankan APBD Kepri. Oleh karena itu, jelas Gubernur, untuk pengerjaan akan dilakukan secara bertahap, dan untuk tahap awal sekitar Rp 20 miliar.

"DED-nya sendiri sudah dibuat sejak tahun 2016 lalu. Insya Allah, 2018 kita akan mulai pengerjaannya," harapnya.

Tak hanya itu, Gubernur menambahkan, besarnya estimasi biaya pembangunan tersebut, maka untuk sumber pendanaan nanti tidak akan menggunakan alokasi APBD Kepri saja. Dirinya juga akan memanfaatkan, sharing danaa antara Pemprov Kepri dan Pemerintah Pusat melalui APBD dan APBN 2018.

"Saya kira sharing ini pasti bisa. Karena, sudah ada contohnya. Seperti, pembangunan Stadion megah di Papua, dan wilayah lainnya," tambahnya.

Nurdin mengatakan, pembangunana Stadion yang akan dilaksanakan Pemrov Kepri ini merupakan jawaban atas minimnya lapangan sepakbola yang representatif di Tanjungpinang.

Hingga saat ini, di Tanjungpinang belum memiliki sarana lapangan sepak bola yang berstandar baik. Padahal, antusias masyarakat di Kepri terhadap olahraga asal negara Inggris ini begitu bergairah.

"Di mana-mana termasuk di kampung-kampung dan pulau membentuk klub dan menggelar berbagai turnamen," katanya.

Editor: Yudha