Ini Penjelasan Pertamina Soal Kelangkaan Elpiji 3 Kg
Oleh : Redaksi
Jumat | 08-12-2017 | 14:14 WIB
gas-habis14.gif
Terjadi kelangkaan gas di Bintan. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Masyarakat disejumlah daerah di Provinsi Kepri kesulitan mendapatkan elpiji 3 Kg sejak awal pekan ini. Akibatnya, banyak masyarakat menjerit tak bisa memasak karena tidak mendapatkan elpiji 3 Kg.

Menggapi hal itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito memberikan penjelasan tentang situasi yang terjadi sepekan ini dan upaya-upaya yang dilakukan BUMN migas tersebut.

"Ini (kelangkaan) terjadi karena permintaan elpiji 3 Kg meningkat di akhir tahun," ujarnya, Jumat (8/12/2017).

Adiatma menuturkan, tidak ada persoalan stok elpiji 3 Kg. Sebab saat ini ketahanan stok nasional elpiji berada pada kondisi aman yaitu 18,9 hari, di atas stok minimal 11 hari.

Kelangkaan elpiji yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan permintaannya yang naik. Selain itu, Pertamina juga menemukan bahwa elpiji 3 Kg digunakan oleh pengusaha rumah makan, laundry, genset, dan rumah tangga mampu.

Padahal, elpiji 3 Kg adalah gas bersubsidi yang diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu. Untuk itu, Pertamina sudah melakukan penambahan pasokan elpiji 3 Kg ke seluruh daerah sejak Senin (4/12/2017). "Sampai hari ini kami masih lakukan operasi pasar sampai besok juga kita masih lakukan," kata Adiatma.

Sumber: Kompas.com
Editor: Yudha


BNN-KEPRI