Butuh Waktu Beberapa Jam

Perbaikan Telah Selesai, ATB Minta Pelanggan Bersabar Sampai Suplai Air Normal
Oleh : CR-17
Jum\'at | 08-12-2017 | 11:50 WIB
bocor-00.jpg
Perbaikan pipa ATB yang bocor di daerah Mukakuning telah selesai.

BATAMTODAY.COM, Batam - Corporate Communication Manager ATB, Enriqo Moreno menyampaikan perbaikan pipa yang bocor di daerah Mukakuning telah selesai, dini hari tadi. Saat ini, suplai air ke pelanggan akan kembali normal secara bertahap.

"Pekerjaan perbaikan pipa ATB yang mengalami kebocoran telah selesai dikerjakan hingga dini hari tadi, pukul 05.00 WIB. Jalur phase 3 dan 4 WTP Duriangkang kembali beroperasional," ujar Enriqo Moreno, Jumat (8/12/2017).

Namun untuk normalisasi suplai air ke pelanggan usai dilakukan pekerjaan, memerlukan waktu yang tidak sebentar. Hal tersebut dikarenakan kecepatan normalisasi suplai air tidak sama seperti listrik.

"Untuk proses pemulihan distribusi air ini, tidak sama dengan listrik yang dapat langsung menyala. Pengaliran air kemungkinan membutuhkan waktu pemulihan hingga beberapa jam. Atas adanya peristiwa ini saya meminta maaf kepada para pelanggan ATB," lanjutnya.

Ia menambahkan, saat pekerjaan selesai dilakukan, air tidak serta merta mengalir ke tempat pelanggan, namun akan mengalir secara bertahap dari tempat terdekat dan terendah ke tempat terjauh.

Sampai saat ini ada sebagian wilayah pelanggan yang terdampak dari kebocoran pipa sudah mulai mendapatkan suplai air meski mengalir secara bertahap.

Sebelumnya, pelanggan yang terkena dampak dari jalur yang mengalami kebocoran adalah sebagian wilayah Batam Centre, mulai dari area Palm Spring, Marchelia, Bida asri 2, Mediterania, Legenda Malaka, Legenda Bali, Omma, Pemko, DPRD, Rosdale, Anggrek Sari, Anggrek Mas, Duta Mas, Area Ocarina, Cammo Industrial, area Sukajadi dan sekitarnya

Jalur phase 3 & 4 juga melayani 70 persen area Batu Aji yang juga terkena dampak mulai dari area Simp Barelang, Cipta Asri dan sekitarnya, Buana Mas, Mukakuning Paradise, SP Plaza, Nusa Batam, Putri Hijau, Perumnas, Taman Lestari, Aviari, area Marina, Dapur 12 hingga Tanjung Uncang.

"ATB memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kebocoran pipa yang berdampak pada gangguan suplai tersebut, pekerjaan ini harus kami lakukan untuk bisa tetap memberikan pelayanan maksimal ke pelanggan," jelas Enriqo.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI