Pemkab Bintan siap Optimalkan TKDD Tahun 2018
Oleh : Harjo
Jum\'at | 08-12-2017 | 09:02 WIB
rakornas-TKDD.jpg
Turut hadir pada rakornas TKDD di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, DR H TS Arif Fadillah, Asisten III Provinsi Kepulauan Riau H Muhammad Hasbi dan Kepala Dinas PMD Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kepulauan Riau, Sardison.(Foto: ist)

BATAMTODAY. COM, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bintan menyatakan kesiapannya dalam mengoptimalkan TKDD (Transfer Ke Daerah dan Dana Desa). Hal ini disampaikan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, didampimgi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Rony Kartika, di sela-sela acara Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2018 di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perencanaan Pembangunan/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan saat ini perekonomian di Indonesia jauh lebih baik dan telah meraih berbagai penghargaan bidang perekonomian.

“Indonesia sudah bagus dalam kompetisi dan berbagai prestasi pada level nasional sudah diraih semoga bisa menjadi cerminan untuk daerah-daerah. Oleh karena itu saya ingin pengelolaan orientasi dari daerah-daerah adalah betul-betul memperbaiki birokrasi dan tata kelola dari masyarakat maupun dunia usaha, apapun itu adalah fokus yang paling relevan untuk hari ini dan masa depan. Semoga tahun 2018 agar kebijakan fiscal kita mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan," tutur Sri Mulyani melalui rilis.

Selain itu, acara tesebut juga menjadi sosialisasi kepada Kepala Daerah tentang perubahan beberapa kebijakan yang akan dilakukan dalam pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Dalam acara tersebut Sri Mulyani juga memberikan penjelasan terkait pengalokasian DAU yang tidak bersifat final, optimalisasi penggunaan DBH, penggunaan Dana Transfer Umum, pengalokasian DAK Fisik dan beberapa kebijakan lainnya yang berperan besar dalam mendukung kemajuan peningkatan dan memaksimalkan pengelolaan anggaran untuk dana daerah di tahun 2018.

Kabupaten Bintan sendiri pada tahun 2018 mendapatkan kucuran Transfer ke Daerah dan Dana Desa senilai Rp702 miliar. Hal ini ditanggapi positif oleh Wakil Bupati Bintan, Drs H Dalmasri Syam MM.

Menurutunya kepedulian Pemerintah Pusat dalam memprioritaskan pembangunan di daerah melalui desa harus diberikan apresiasi.

"Kita akan maksimalkan penggunaan dana Trasnfer ke Daerah dan Dana Desa untuk pembangunan dan pemberdayaan desa. Hal ini senada dengan tujuan Bupati Bintan, H Apri Sujadi SSos yang berniat mewujudukan Desa Gemilang dengan memprioritaskan Alokasi Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Bintan," ujar Dalmasri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Rony Kartika SSTP, menjelaskan bahwa dirinya siap mengaplikasikan visi misi Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mengoptimalkan pembangunan di kawasan pedesaan.

Bahkan Rony menyampaikan, dinasnya saat ini sedang mengkonsolidasikan aparatur di tingkat desa untuk berinovasi. Seperti memaksimalkan peranan BumDes dan mengelola dengan baik potensi atau ciri khas di tiap desa untuk dijadikan destinasi wisata.

"Inovasi di desa menjadi bagian penting dalam membangun desa. Karena hal tersebut dapat merangsang perputaran ekonomi dengan adanya kawasan wisata baru di desa yang dapat dikelola dengan mandiri oleh masyarakat di desa. Pemerintah Kabupaten Bintan siap membantu dalam mempersiapkan sarana dan prasarananya agar aparatur desa dapat mengelola potensi yang ada," jelas Rony.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, DR H TS Arif Fadillah, Asisten III Provinsi Kepulauan Riau H Muhammad Hasbi dan Kepala Dinas PMD Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kepulauan Riau, Sardison.

Editor: Udin


BNN-KEPRI