Modus Tingkatkan Serapan Anggaran

Jelang Tutup Buku, Pejabat di Kabupaten Anambas Sepi
Oleh : Fredy Silalahi
Kamis | 07-12-2017 | 12:02 WIB
plesiran.jpg
Ilustrasi - Pejabat plesiran jelang tutup buku, akhir tahun.

BATAMTODAY.COM, Anambas - Jelang akhir tahun 2017, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Anambas meninggalkan kantor dinasnya. Diduga alasan berangkat mengikuti undangan ke Pemprov Kepri atau ke Kementerian sembari untuk meningkatkan serapan anggaran.

Salah satu staf ketika ditemui ke kantornya mengatakan, Kepala Dinas, Sekretaris dan sejumlah Kepala Bidang (Kabid) sedang berada di luar daerah untuk menghadiri undang Pemprov Kepri. "Bapak (Kepala Dinas), Sekretaris, dan Kabid sedang berada dinas luar," ujar staf itu sembari meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (7/12/2017).

Pantauan di lapangan, kekosongan pejabat tersebut tidak terjadi pada satu dinas saja, melainkan masih ada dinas yang lain tampak tidak dihadiri Kepala Dinas, Sekretaris dan Kepala Bidang. Hal ini diduga untuk meningkatkan serapan anggaran. Pasalnya, waktu kerja tahun anggaran 2017 hanya 24 hari lagi.

Informasi yang dihimpun, serapan anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih sangat rendah. Seperti pada Dinas PU memiliki mata anggaran Rp164,2 miliar sementara terserap hanya 30 persen.

Pada Dinas PU sendiri memiliki mata anggaran tertinggi di Anambas disusul oleh Dinas Pendidikan sebesar Rp153,9 miliar realisasi sebesar 52 persen. Kemudian Diikuti oleh Badan Keuangan Daerah Rp149,4 Miliar realisasi 83,09 persen? serta Dinas Kesehatan Rp110,2 miliar dengan realisasi 70,9 persen.

Dikonfirmasi mengenai total serapan anggaran, Kepala Badan Keuangan Daerah Anambas, Azwandi yang sedang dinas luar belum memberikan jawaban. Seperti diketahui, APBD 2017 Anambas mencapai Rp856 miliar.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI