Pasokan Dikurangi, Gas Elpiji 3 Kg di Bintan Utara Langka
Oleh : Syajarul Rusydy
Rabu | 06-12-2017 | 19:26 WIB
Antrean-gas-3-Kg-di-Pertamina.jpg
Antrean panjang gas epiji 3 Kg di Tanjunguban (Foto: Syajarul Rusydy)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Gas elpiji 3 Kg di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara (Binut) sempat mengalami kelangkaan, Selasa (5/12/2017). Akibatnya, warga yang mendatangi pangkalan, harus membuat antrean panjang.

Warga yang mengantre di pangkalan menyampaikan, kemarin sempat terjadi antrean panjang di pangkala gas. Hal ini disebabkan beberapa pangkalan yang ada di Tanjunguban tutup akibat pasokan gas kosong.

"Semalam memang banyak yang cari gas, beberapa pangkalan yang menjual gas mengaku tidak ada stok untuk dijual. Sehingga warga harus mengantre di SPBU agar mendapatkan gas," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Penyidik Pegawai Negri Sipil (PPNS) Bintan, Stia Kurniawan langsung menghubungi pihak Pertamina, untuk menanyakan gas yang sempat kosong di daerah Tanjunguban tersebut.

"Jadi tadi saya sudah tanya ke pihak Pertamina, mereka mengatakan memang ada pengurangan. Dari yang biasanya 11  Loading Order (LO), hanya masuk 9 LO saja," beber pria yang akrab disapa Iwan, saat dihubungi BATAMTODAY.COM, Rabu (6/12/2017).

Dari 9 LO itu, dibagi untuk pangkalan di Bintan dan Tanjunguban. Sehingga yang biasanya mendapat 5 LO berkurang menjadi 3 LO. Hal ini lah yang membuat terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 Kg.

Namun, untuk hari ini dan besok, Kamis (7/12/2017), dipastikan tidak ada kelangkaan lagi. Karena Pertamina akan memasok 11 LO dalam dua hari ke dapan.

"Hari ini pertamina memasok 11 LO dan besok juga 11 LO, jadi total 22 LO. Nah dengan adanya penambahan ini, semoga tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh, dengan langkanya gas elpiji 3 Kg," harap Iwan.

Editor: Udin


BNN-KEPRI