Bupati Tetap Optimis

Sejumlah Proyek di Anambas Terancam tidak Selesai Sesuai Kontrak
Oleh : Alfreddy Silalahi
Rabu | 06-12-2017 | 13:38 WIB
Proyek-Kantor-Bupati-Anambas1.jpg
Pembangunan kantor Bupati Anambas. (Foto: Freddy)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas optimis pekerjaan proyek strategis selesai sesuai kontrak. Hal ini diutarakan saat meninjau pembangunan penambahan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

"Ini masih tahapan, sehingga kita terus memantau progres pembangunan proyek strategis. Seperti penambahan gedung RSUD dan IPAL, finishing kantor bupati dan pembangunan jalan Antang-Pasir Peti. Kita optimis ini selesai," ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris yang juga diamini oleh Wakil Bupati, Wan Zuhendra, Rabu (6/12/2017).

Sejatinya, masa kontrak sejumlah proyek strategis di Anambas berakhir pada 26 Desember mendatang. Artinya sisa waktu normal pengerjaan proyek tersebut hanya 20 hari. Namun pantauan di lapangan, pengerjaan proyek tersebut masih jauh dari target.

"Kita juga mendengar kontraktor optimis pekerjaan selesai sesuai target. Kalau misalnya tidak selesai, kita berkoordinasi dengan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk mencarikan solusi. Kita berharap ada solusi, apakah penambahan waktu atau gimana," jelasnya.

Salah satu pengawas lapangan pengerjaan Jalan Antang-Pasir Peti, Ameng mengakui pekerjaan tidak akan selesai sesuai kontrak. Menurutnya, penyebab keterlambatan tersebut yakni cuaca yang tidak mendukung.

"Kalau hujan, kita sudah pasti tidak bisa bekerja. Apalagi sejak November dan Desember sudah musim hujan, dan pekerja lebih banyak libur. Itu membuat pekerjaan tidak selesai sesuai kontrak, mungkin harus ada penambahan waktu," tegasnya.

Dia juga pasrah terkait penambahan waktu akan dikenakan denda. "Mau tidak mau kita harus jalani, ini sudah resiko kita bekerja, kita harus terima," jelasnya.

Seperti diketahui, sejumlah pembangunan proyek strategis di Anambas menggunakan anggaran yang cukup besar. Pembangunan Puskesmas Jemaja Timur menelan anggaran berkisar Rp 7,4 Miliar, finishing kantor bupati Rp 21 Miliar, pembangunan jalan Antang-Pasir Peti Rp 22 miliar, RSUD Tarempa Rp 4,45 miliar, pembukaan Jalan Bajau Rp 4 miliar.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI