Empat Tersangka Ledakan Kapal Pertamina di PT ASL sudah Ditahan
Oleh : Romi Chandra
Rabu | 15-11-2017 | 14:14 WIB
Korban-terbakar4.gif
Korban ledakan kapal Pertamina di PT ASL Tanjunguncang. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus ledakan kapal tanker Gamkonora milik Pertamina, saat tengah sedang perbaikan di galangan kapal PT ASL Tanjunguncang, sudah ditahan di Mapolresta Barelang.

"Pelaku sudah ditahan sejak ditetapkan menjadi tersangka beberapa hari lalu," ungkap Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, Rabu (15/11/2017).

Ditambahkan, dua tersangka dari PT ASL bernama Abdullah bin Alm Ismail dan Supersemar Purba. Sementara dari subconnya PT Elang Jaya bernama Yoga dan Credo Lamro Sianturi.

Ditambahkan, sejauh ini proses masih dilanjutkan. Dari pihak perusahaan, juga ada upaya agar penahanan para tersangka ditangguhkan.

"Ada permintaan ditangguhkan. Namun belum tentu bisa dipenuhi, karena semua tergantung proses pemeriksaan penyidik," pungkasnya.

Ledakan kapal tanker Gamkonora milik Pertamina saat tengah perbaikan di galangan PT ASL Tanjunguncang, Kamis (7/9/2017) sore, merenggut lima nyawa pekerja dari subkon PT Elang Jaya. Kelima korban tersebut, yakni Nimrot Hutagalung, Onik Saputra, Faisal Koto, Rusli Tan dan Milik Majida.

Ledakan terjadi diduga karena kurangnya pengawasan perusahaan atas keselamatan para pekerja. Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian dan pekerja sebelum terjadi kebakaran itu, ada sekelompok pekerja yang sedang mengerjakan bagian tangki mesin kapal dengan mengunakan alat las.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI