Kehabisan Bahan Bakar, Dua Warga Malaysia dan Speedboatnya Hanyut ke Pulau Jemaja
Oleh : Fredy Silalahi
Selasa | 14-11-2017 | 20:02 WIB
WN-Malaysia-hanyut-ke-Jemaja.jpg
Kartu pengenal dua WNA yang terdampar di Pulau Jemaja (Foto: Fredy Silalahi)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Dua Warga Negara Malaysia hanyut menggunakan speedboat hingga sampai ke Pulau Tokong Atap, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Kantor Imigrasi Tarempa, Ikhsanul Humala Pane, menceritakan kejadian itu berawal pada Rabu (8/11/2017) lalu saat kedua WNA pergi ke Pulau Ronpin, Malaysia, untuk mengambil speedboat yang sebelumnya dipesan.

"Berkisar pukul 14:00 waktu Malaysia, dua WNA hendak pulang ke Pulau Tioman, Malaysia. Tetapi sekira pukul 16:00 waktu Malaysia, korban kehilangan arah dan kehabisan bahan bakar," terang Ikhsanul, Selasa (14/11/2017).

Dia menambahkan, kedua WNA terhanyut ke Pulau Tokong Atap, Jemaja, setelah dihantam angin ribut. "Sehingga mereka terbawa ke perairan Indonesia, yakni Pulau Tokong Atap, Jemaja," tambahnya.

Namun pada 10 November, lanjut Ikhsan, kedua WNA tadi ditemukan oleh salah satu nelayan Jemaja, Hendri. "Sekitar pukul 18:00 WIB, Hendri sedang memancing. Dan melihat speed yang digunakan dua WNA ini. Dia mendekati dua WNA itu, kemudian menarik speed menggunakan pompong ke Pulau Jemaja," bebernya.

"Saat ini kedua korban sedang berada di Jemaja dan diinapkan di rumah warga. Besok, Rabu (15/11/2017) kedua korban ini akan dibawa ke (Imigrasi) Tarempa ?untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya lagi.

Informasi yang berhasil dihimpun, nama kedua WNA tersebut Amat Bin Muhammad (50) beralamat di Pulau Tioman Malaysia dan Mohd Abdul Lattif Bin Kasim (20) berlamat di Pulau Tioman Malaysia.

Sedangkan jarak tempuh Tioman, Malaysia, ke Pulau Atap, Jemaja (salah satu pulau terluar di Anambas) diperkirakan hanya 60 menit menggunakan speedboat.

Editor: Udin


BNN-KEPRI