Percepat Pembangunan Daerah, DPD RI Gelar Regional Diplomatik Meeting di Bintan
Oleh : Surya
Selasa | 14-11-2017 | 19:50 WIB
Bahar-Ngitung-400x192.jpg
Ketua BKSP DPD-RI, Bahar Ngitung (Foto: Surya)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengadakan Regional Diplomatic Meeting (RDM) selama dua hari, yang rencananya akan dibuka oleh Pimpinan DPD RI pada tanggal 15 November 2017.

RDM sendiri adalah kegiatan untuk mempertemukan (matching) antara kebutuhan daerah dalam bidang investasi dan non investasi dengan pihak luar negeri dengan difasilitasi oleh anggota DPD RI sehingga menjadi pertemuan tripatit.

Dalam pertemuan ini provinsi diwakili oleh Gubernur atau pejabat tinggi daerah, sedangkan negara sahabat diwakili oleh Duta Besar atau pejabat tinggi kedutaan/konsulat.

Panitia telah mendapatkan konfirmasi kehadiran 8 kedutaan negara sahabat, 24 perwakilan provinsi dan 22 Anggota DPD RI.

Menurut Ketua BKSP DPD-RI, Bahar Ngitung, acara ini berupa round table discussion antara seluruh provinsi di Indonesia dengan negara sahabat dengan anggota BKSP DPD-RI sebagai fasilitator.

Selain acara inti, selama dua hari diadakannya RDM ada beberapa acara non formal lain, namun tidak kalah penting yaitu Welcome Dinner, Diplomatic Lunch dan Golf Persahabatan.

"Diharapkan melalui rangkaian acara formal dan non formal selama 2 hari tersebut, terjalin komunikasi yang lebih erat antara daerah dan luar negeri. Dengan demikian diharapkan masing-masing pihak bisa menemukan peluang-peluang baru bagi kerja sama yang saling menguntungkan," kata Bahan Ngitung di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, ungkapnya, menyambut baik penyelenggaraan acara ini. Sebagai tuan rumah, Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan telah menyediakan dukungan penuh baik berupa akomodasi maupun protokoler.

"Kami gembira diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah dan segala fasilitas telah disiapkan," kata Bahar mengulang bahasa yang disampaikan Bupati Bintan, Apri Sijadi.

Working Group

Bahar mengatakan, sebagai representasi dari kepentingan dan aspirasi daerah, DPD RI tidak hanya akan berperan sebagai fasilitator pembicaraan di acara ini.

Wacana yang berkembang menunjukkan bahwa daerah ingin DPD RI terus berperan secara berkesinambungan dalam pembangunan daerah.

"Wacana ini mengemuka dalam technical meeting persiapan RDM beberapa waktu yang lalu," katanya.

Memperhatikan aspirasi itu, BKSP DPD-RI bermaksud membentuk sebuah kelompok kerja (working group) monitoring kerja sama Daerah-Luar Negeri.

Working group ini akan menjadi pusat data base dan pertukaran informasi kerja sama daerah-luar negeri sekaligus menjadi tempat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berpotensi muncul dalam kerja sama tersebut.

Diharapkan, dengan adanya working group ini maka sinergi antara berbagai stakeholder bisa selalu tercipta dan hubungan kerja sama daerah-luar negeri bisa berdampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Editor: Udin


BNN-KEPRI