Lagi Repair, Kapal Tanker MT Tawau Terbakar di PT Pertama Pacific Shipyard Sagulung
Oleh : Yosri Nofriadi
Selasa | 14-11-2017 | 09:38 WIB
kapal-terbakar.jpg
Kapal tanker MT Tawau yang sedang dikerjakan (repair) di dalam perusahaan galangan kapal PT Pacifik Pertama Shipyard terbakar. Kebakaran itu terjadi saat pekerja tengah memperbaiki kapal (Foto: Yosri Nofriadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Suasana heboh terjadi di perusahaan galangan kapal PT Pertama Pacific Shipyard, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Sagulung, Batam, Senin (13/11/2017) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebuah kapal tanker MT Tawau yang sedang dikerjakan (repair) di dalam perusahaan tersebut, terbakar. Kebakaran itu terjadi saat pekerja tengah memperbaiki kapal.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT Citra Shipyard dikerahkan untuk menjinakkan api. Api baru bisa padam satu jam setelah kebakaran.

Akibat kebakaran yang menghebohkan itu, kapal milik PT Satria Jaya Abadi tersebut hancur di bagian atasnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam dalam insiden tersebut.

Kapolsek Sagulung, AKP Hendrianto, mengatakan bahwa sebelum terjadi kebakaran, 12 pekerja sedang mengerjakan bagian bak kontainer kapal dengan mengunakan cutting (pemotongan plat baja dengan alat las). Bunga api las diduga menyambar ke sisa-sisa minyak yang ada di lantai kapal tersebut.

"Kebakaran diduga karena percikan api las mengenai sisa-sisa minyak. Semua pekerja di dalam bak kontainer selamat karena langsung menyelamatkan diri," ujar Hendrianto saat di lokasi, Senin (13/11/2017) malam.

Kapal tanker tersebut, kata Hendrianto, sudah bersandar sejak dua bulan lalu di PT Pertama Pacifik Shipyard. Kemudian, kapal itu dilakukan perbaikan di seluruh bagian kapal.

"Semua bagian kapal itu akan dibongkar habis dan diganti dengan alat yang baru. Tapi saat dilakukan pekerjaan masih ada sisa-sisa minyak," ujar Hendrianto lagi.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyidikan terkait penyebab terbakarnya kapal milik PT Satria Jaya Abadi itu. Untuk memperjelas pasti penyebab kebakaran itu polisi akan melakukan olah TKP dengan memeriksa saksi-saksi dari pekerja dan memanggil pihak manajemen perusahaan.



"Apakah penyebab kebakaran itu percikan las yang menyambar ke sisa-sisa minyak atau gimana," ujar Kapolsek.

Pihak perusahaan sendiri belum bisa dikonfirmasi sabab saat kejadian hanya pihak security berada di lokasi. "Pihak perusahaan tidak ada di sini. Di sini hanya bagian produksi," ujar salah satu security yang tidak mau disebutkan namanya.

Editor: Udin


BNN-KEPRI