Banner TJP

Batamtoday.com | BP Batam Ancam Tarik Izin Kepemilikan Kavling Teronggok

BP Batam Ancam Tarik Izin Kepemilikan Kavling Teronggok

bp_batam.jpg

BATAM, batamtoday - Jika tidak dibangun hingga akhir Mei 2013, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan menarik izin kepemilikan kavling yang ada di Batam. Penarikan izin kepemilikan itu akan dilakukan sejak awal Juni 2013.

Kasubdit Pengelolaan Pemukiman BP Batam, Ponco Indro Subekti, mengatakan awal Juni 2013 dimulai pendataan dan penarikan. Kavling yang ditarik tersebut akan dijadikan relokasi penataan rumah bermasalah.

"Sampai saat ini, jumlah kavling di Batam sebanyak 40 ribu. Sementara yang teregistrasi sekitar 37.107 kavling," jelasnya.

Sementara itu, lanjut Ponco, data yang mereka miliki terkait rumah liar yang ada di Batam sebanyak 49 ribu unit. Dengan jumlah kavling yang ada sisanya akan direlokasikan ke rumah susun.

Dari 40 ribu lahan, kata Poco, ada beberapa kavling yang terindikasi diserobot. Sebagai sanksi atas penyerobotan tersebut tarif UWTO nya dinaikan menjadi Rp 125 ribu per meter. Tak hanya penaikan tarif UWTO juga akan diterapkan sanksi lainnya.

"Pengurusan kavling saat ini prosesnya tidak lama lagi, karena sudah ada pelayanan satu pintu," jelas dia.

Editor: Dodo

Share on Google+