Banner TJP

Dahlan Salahkan Alam

Pulau Batu Berantai dan Pulau Putri Terancam Hilang

Batu_Berantai.jpg

BATAM, batamtoday - Dua pulau terluar yang masuk kawasan Batam yakni Pulau Batu Berantai dan Pulai Putri saat ini terancam hilang. Pulau Putri yang berdekatan dengan Nongsa dan Pulau Batu Berantai kini luasnya semakin menyusut karena abrasi air laut. Bahkan Pulau Putri kini luasnya hanya sebesar lapangan sepak bola.

Sedangkan Pulau Batu Berantai sendiri yang jaraknya lima kilometer dari perairan Singapura, hanya akan terlihat saat laut sedang surut. Tetapi jika laut pasang, maka Pulau Batu Berantai akan tertutup air laut.

Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, berkurangnya luas pulau ini bukan karena ulah manusia, tetapi karena terjadinya abrasi. Meski demikian ia tetap menyayangkan kondisi itu.

"Ini bukan ulah manusia, tapi karena alam. Ini memang kita sayangkan, tetapi kita tidak akan membiarkan pulau-pulau itu jadi hilang," katanya seperti dilansir laman jpnn.

Dahlan mengatakan, untuk mengurangi abrasi ini, Pemko Batam akan berupaya melakukan reklamasi untuk menahan kuatnya ombak laut. Hal ini sudah pernah dilakukan sebelumnya saat terjadinya abrasi hebat yang melanda Pulau Nipah. Pulau tersebut akhirnya terselamatkan karena dilakukan reklamasi.

"Kita akan rencanakan melakukan reklamasi. Hanya itu jalan satu-satunya. Sebenarnya ada tiga pulau terluar yang terancam tenggelam, yakni Pulau nipah, Pulau Putri dan Pulau Batu Berakit. Tetapi Pulau Nipah sudah aman," katanya.

Dahlan menambahkan, anggaran yang dibutuhkan untuk reklamasi ini sangat besar dan kemungkinan tidak akan sanggup dibiayai oleh Pemko Batam. Karenanya Dahlan mengaku sudah mengirimkan surat ke pemerintah pusat untuk menganggarkan dana di APBN guna membiayai reklamasi pantai tersebut.

"Kita tunggu saja keputusan dari pusat nanti. Kita  sudah surati Gubernur dan Menteri Perikanan dan Kelautan untuk reklamasi Pulau Batu Berantai, untuk memintan bantuan Pemerintah Pusat. Mudah-mudahan usulan ini segera dikabulkan dan langsung kita lakukan reklamasi,"katanya.

Anggaran itu, lanjutnya, diperlukan untuk mereklamasi kedua pulau tersebut agar tidak tenggelam. Kedua pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura itu terancam hilang karena mengalami abrasi.

"Pulau-pulau itu merupakan dua dari puluhan pulau terdepan RI yang berada di daerah tersebut. Karena itu, jika kedua pulau tersebut tidak ingin hilang maka perlu dilakukan reklamasi secepatnya," kata Walikota Batam.

Share on Google+