Banner TJP

Inilah Perusahaan Pemasok BBM ke PT Ganda Sari

mobil-solar-bintan.gif

TANJUNGPINANG, batamtoday - Selain melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, Kapolres Tanjungpinang Suhendri juga mengakui telah memiliki data dan dokumen transaksi tindak pidana pembelian dan penjualan BBM secara ilegal yang dilakukan PT Ganda Sari Petra Mandiri (GSPM), milik seseorang berinisial A.


Sementara penimbunan BBM di enam bunker bersama tiga unit mobil tangki yang diduga bodong di lahan milik PT Wahana, Kelurahan Sei Enam Bintan Timur, dikatakan Kapolres telah terjadi sejak September 2011 hingga April 2012.


"Dari data transaksi perusahaan yang kita miliki, tindak pidana penjualan dan pembelian BBM yang kita duga ilegal ini, sudah terjadi sejak September 2011 hingga April 2012. Hal itu terlihat dari data daftar pembelian dan penjualan yang mereka lakukan dan saat ini kita miliki," kata Suhendri kepada sejumlah wartawan di Tanjungpinang, belum lama ini. 


Sementara berdasarkan data yang diperoleh batamtoday, atas rekapitulasi pembelian BBM ilegal secara global yang dilakukan PT Ganda Sari Petra Mandiri, dilakukan dari sejumlah perusahaan di Batam, termasuk dari Kapal Patroli SAR yang dijual oknum anggota SAR berinisial S, bahkan oknum TNI berinisal Bs.


Dari data tersebut menunjukan, pembeliaan BBM jenis solar dengan kuota 100.000-200.000 liter dilakukan PT Ganda Sari Petra Mandiri dari PT Batam Energi Persada, PT Tri Tunas Mekar dan PT Lautan Terang.


Hasil rekapitulasi pembelian BBM dari PT Lautan Terang, terlihat terjadi sejak 29 November 2011 sampai dengan 26 Februari 2012, dari kapal Aditya 01 dan Celvin 22, 61, 58 dengan transaksi antara 120.000 liter sampai dengan 200.000 liter, dengan total penjualan 3.430.500 liter selama    .....(halaman selanjutnya)

Share on Google+ Batamtoday .com

Iklan-Batamtoday