batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | September,-44-Ribu-Buruh-Batam-Mogok-Kerja


September, 44 Ribu Buruh Batam Mogok Kerja
 
Rabu, 22-08-2012 | 16:43 WIB | Penulis: ypn/dd
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Batu Aji Residence Tawarkan Diskon 10 Persen
Wagub Kepri Minta Pengembang Perhatikan Fasum dan Lingkungan
Ruko Tisenia Tiban Ditawarkan Mulai Rp 688 Juta
Booking Fee di Sun Beach Palace Tiban Hanya Rp 1,5 Juta



BATAM, batamtoday - Sekitar 44 ribu buruh anggota serikat pekerja di Kota Batam akan mogok kerja pada September mendatang untuk ikut memperjuangkan penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah.

Yoni Mulyo Widodo, Ketua DPC Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Kota Batam mengungkapkan, pihaknya sudah menerima instruksi dari konfederasi untuk melakukan mogok kerja pada September mendatang.

"Seluruh anggota SPMI di Batam akan mengikuti instruksi itu," tegasnya, Rabu (22/8/2012).

Dalam instruksi itu, Yoni menjelaskan, dua juta buruh dari 14 kota/kabupaten di Indonesia akan melakukan aksi mogok kerja secara nasional dan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutannya agar pemerintah menghapus outsourcing (kontrak) dan memberikan upah layak bagi buruh.

Aksi buruh dengan nama `Hostum` (hapus outsourcing dan tolak upah murah) rencananya akan dilakukan pada pertengahan September 2012 nanti.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), organisasi induk SPMI, kata Yoni, menyatakan bahwa gerakan ini dilakukan untuk mendesak pemerintah memberikan upah yang layak bagi buruh dan menghapus sistem outsourcing.

Sekitar dua juta buruh yang mengatasnamakan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang terdiri dari KSPI, SPSI pimpinan Andi Ghani, SBSI (Mudopir) dan sembilan konfederasi non-federasi akan melakukan aksinya di 14 daerah, antara lain, Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Batam, Cimahi, Semarang, Kendal, Mojokerto dan Medan.

Aksi ini, lanjut Yoni, untuk unjuk `kekuatan` karena upaya yang dilakukan buruh sejauh ini belum menunjukkan hasil yang baik.

"Kami juga sependapat dengan konfederasi bahwa negosiasi dan perundingan yang sudah dilakukan selama ini tidak efektif," ujarnya.

Di Batam, SPMI sendiri memiliki sekitar 15 ribu anggota yang mayoritas bekerja di sektor industri manufaktur dan garmen.

Sementara itu, Syaiful Badri, Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batam, juga mengatakan pihaknya sudah menerima instruksi serupa.

"Kami juga sudah diperintahkan untuk mogok kerja serentak, bersama dengan serikat pekerja yang lain," ujarnya.

Syaiful memastikan pihaknya akan mematuhi perintah tersebut dan akan menginstruksikan kepada sekitar 29 ribu anggotanya untuk mogok kerja.

Namun perintah mogok kerja itu belum diterima satu lagi serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Batam, yakni Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

Surya Darma Sitompul, Sekretaris Forum SBSI Kota Batam mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi dari struktur organisasi di tingkat pusat sehingga belum memulai mempersiapkan mogok kerja.

Sedangkan menurut Yoni dan Syaiful, masing-masing organisasinya akan memulai persiapan mogok pada pekan depan.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
19:51 WIB | 18-05-2013
KPK Buka Lowongan Kerja dari 16-25 Mei 2013
19:38 WIB | 18-05-2013
KPPAD Kepri Catat Kasus Kekerasan Anak Hingga April 2013 Ada 69 Kasus
18:50 WIB | 18-05-2013
Temukan Indikasi Korupsi Rp 700 Miliar, Haryono Minta Wamendikbud Dicopot
18:25 WIB | 18-05-2013
Lagi, Kapal Nelayan Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Laut Indonesia
17:57 WIB | 18-05-2013
Defile Muqadam Warnai Pawai Taaruf MTQ Tanjungpinang
16:55 WIB | 18-05-2013
23 Perusahaan Ikut Pelatihan Sistem Jaminan Halal LP POM MUI Kepri
16:02 WIB | 18-05-2013
Tak Ada Staf KPU Karimun yang Terlibat di Kasus Narkoba WN Malaysia
15:55 WIB | 18-05-2013
Penindakan Tambang Pasir Ilegal di Batam Jalan di Tempat
15:52 WIB | 18-05-2013
Indonesia Perpanjang Moratorium Hutan
15:18 WIB | 18-05-2013
Warga Busung Butuh Kepastian Soal Relokasi
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit