batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | Di-PHK-Sepihak,-18-Karyawan-Demo-Hotel-Swiss-Inn


Di-PHK Sepihak, 18 Karyawan Demo Hotel Swiss Inn
 
Senin, 16-07-2012 | 11:47 WIB | Penulis: Hendra Zaimi/Dodo
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Nasib Mantan Buruh DKP Batam Belum Jelas
PT Saipem Janji Bayar Sisa Kontrak Akhir Mei Ini
Inilah Kilas Balik Demo Eks Buruh Subkon PT Saipem
Wan Prestasi, PT Saipem Didemo Ratusan Buruh Subkon



BATAM, batamtoday - Setelah berjuang maksimal untuk menuntut upah sundulan, 18 karyawan Hotel Swiss Inn Hotel malah di PHK sepihak oleh manajemen Hotel Swiss Inn. Merasa telah dipermainkan, belasan karyawan ini menuntut untuk dipekerjakan kembali.

Belasan pegawai yang di PHK sepihak ini bersama dengan pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batam melakukan unjuk rasa menuntut diperjakan kembali, Senin (16/7/2012) sekitar pukul 9.30 WIB di halaman Hotel Swiss Inn, Baloi.

"Sesuai petunjuk kepala Disnaker Batam, perusahaan disarankan untuk mempekerjakan kembali. Untuk itu kami menuntut kami dipekerjakan kembali oleh manajemen," ujar Fernandus Simatupang, Sekretaris PUK Swiss Inn

Jika manajemen tak bisa memenuhi saran dari Disnaker, lanjut Fernandus, dia bersama dengan karyawan lainnya menuntut mendapatkan pesangon yang sesuai dengan peraturan UU ketenagakerjaan.

"Jika tak dipekerjakan kembali, kami menuntut pesangon sesuai UU ketenagakerjaan," lanjutnya.

Namun dari pihak perusahaan, hanya mau memberikan uang konpensasi yang berkisar antara empat hingga tujuh bulan gaji sesuai masa lama bekerja masing-masing pegawai.

"Kami menolak uang konpensasi dari perusahaan, karena itu sangat merugikan kami. Untuk itu kami meminta agar perusahaan menerima kami kembali untuk bekerja," jelasnya.

Hingga berita ini diunggah belasan karyawan ini masih melakukan unjuk rasa dengan pengawalan petugas kepolisian dari Sat Shabara Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
18:25 WIB | 23-05-2013
MTQ Hendaknya Beri Pengaruh Positif Bagi Warga
18:17 WIB | 23-05-2013
Pemilik Satria FU dan Yamaha Vixion Tak Bisa Tidur Nyenyak
18:05 WIB | 23-05-2013
Tuntutan Belum Diakomodir, PMII Ancam Segel Kantor DPRD Kepri
17:50 WIB | 23-05-2013
Perhatikan Usia yang Tepat untuk Belikan Sepeda Motor Bagi Anak
17:26 WIB | 23-05-2013
Pelaku Bakar Diri di Tanjungpinang Akhirnya Tewas
17:17 WIB | 23-05-2013
Beristri WNA, APK Ragukan Nasionalis Nurdin Basirun
17:07 WIB | 23-05-2013
BPOM Kepri Sudah Periksa Karyawan Jong Hua
16:49 WIB | 23-05-2013
Ada Pengaspalan, Jalan Wiratno Alami Kemacetan
16:39 WIB | 23-05-2013
Pengumuman Hasil UN Tingkat SMA di Batam Terancam Diundur
16:37 WIB | 23-05-2013
Kadinkes Anambas Ajak Petugas Medis Waspadai Penyakit Secara Dini
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit