
BANTEN, batamtoday - Ketua DPR Marzuki Alie mengaku malu memakai simbol DPR. Pasalnya,
lembaga yang dipimpinnya itu kini dipersepsikan sebagai sarang koruptor.
Padahal, anggota legislatif yang terlibat tindak pidana korupsi hanya
segelintir orang tapi opininya seolah-olah dipandang sebagai satu
lembaga yang korupsi.
Menurut Marzuki, saat berkunjung ke daerah banyak masyarakat mempertanyakan dan mengecap DPR sebagai sarang koruptor. Makanya, lambang-lambang DPR ia tanggalkan karena merasa malu. "Malu pakai emblem karena citra DPR buruk. Di daerah ketemu banyak orang mereka menanyakan itu (kasus korupsi yang melibatkan anggota DPR). Jangan-jangan sampai satu dua yang terlibat korupsi, seolah-olah semua satu DPR korupsi. Itu malu saya. Karena (DPR) dikonotasikan sebagai sarangnya koruptor," kata Marzuki, di Anyer, Banten, Sabtu (14/7/2012), malam. Padahal, lanjut dia, belum tentu semua anggota DPR korupsi. Begitu juga yang di komisi, belum tentu semua melakukan korupsi. "Kalau dibilang maling, dimana-mana ada. Di kampung kita juga ada maling," kata Marzuki. Ia menjelaskan, apa yang dipersepsikan oleh lembaga survei bahwa DPR itu lembaga terkorup bukanlah sebuah fakta. Menurutnya itu persepsi. "Persepsi itu dibangun melalui opini lalu dikembangkan publikasi secara massif. Tiap hari berita DPR korupsi lalu muncul opini DPR sarang koruptor. Tapi, itu bukan fakta. Masyarakat tidak paham kalau itu polling," katanya.
|
BERITA TERKINI
10:28 WIB | 23-05-2013
Arus Lalin di Simpang Jam Terpantau Lancar 10:14 WIB | 23-05-2013 Truk Tabrak Tiang Listrik, Arus Lalin Menuju Sekupang Tersendat 09:40 WIB | 23-05-2013 Pro dan Kontra Wajib Militer Bagi Perempuan Singapura 09:13 WIB | 23-05-2013 Wujudkan SDM PKK yang Profesional TP PKK Kota Batam Gelar Pelatihan 09:05 WIB | 23-05-2013 Inilah Susunan Pengurus DPP FWKK Periode Tahun 2012 - 2015 08:56 WIB | 23-05-2013 UEFA Akhirnya Pulihkan Status Malaga 08:52 WIB | 23-05-2013 Menjaga Air Jaga Keanekaragaman Hayati 19:58 WIB | 22-05-2013 Minta Jatah Judi Bawa Parang, Ketua RT Dihajar Pemain Cingkoko 19:27 WIB | 22-05-2013 Kebakaran di Samping Sekolah Pelita Harapan Dipicu Aksi Bakar Diri 19:01 WIB | 22-05-2013 Layanan Internet Speedy Kecewakan Pelanggan di Tanjungpinang |