batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | 450-RTLH-Bintan-2012,-Satu-Gagal-Semua-Terkendala


450 RTLH Bintan 2012, Satu Gagal Semua Terkendala
 
Selasa, 10-07-2012 | 13:47 WIB | Penulis: Harjo/Dodo
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
23 Perusahaan Ikut Pelatihan Sistem Jaminan Halal LP POM MUI Kepri
Penindakan Tambang Pasir Ilegal di Batam Jalan di Tempat
Warga Busung Butuh Kepastian Soal Relokasi
Drainase Tak Layak Munculkan Genangan Air di Bintan Utara

Sosialisasi RTLH di Bintan.

TANJUNGUBAN, batamtoday – Sebanyak 450 unit rumah di Kabupaten Bintan, masuk dalam program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2012. Diantaranya, sebanyak 150 unit di wilayah tepi laut dan sisanya di darat. 

Demikian disampaikan, Husein Ahmad  Kapala Dinas Sosial Bintan, kepada batamtoday di Tanjunguban, usai sosialisasi masalah teknis RTLH tahun 2012, Selasa (10/7/2012). 

Husein menjelaskan sari 450 unit rumah, 150 diantaranya bantuannya ada peningkatan dari tahun sebelumnya, yang berpola perumahan permanen dan batako. 

Untuk perumahan di tepi laut, lanjutnya, bantuan RTLH yang diterima sebesar Rp24 juta dan untuk rumah di darat mendapatkan uang rehab sebesar Rp18 juta. Selain itu untuk upah tukang ditetapkan, yakni Rp3 juta untuk rumah darat dan tepi laut sebesar Rp6 juta.

“Kita berharap kepad awarga yang mendapatkan bantuan, hendaknya benar-benar bisa fokus melaksanakan program RTLH, jangan dijadikan sebagai sampingan. Karena, program ini harus siap selama 100 hari kerja,” tegasnya.

Dikatakan, satu kelompok berjumlah 5 sampai 10 orang, dalam pelaksanaanya memang harus dikelola secara profesional, satu sama lainnya harus saling membantu, karena dalam kelompok tersebut, apabila ada satu yang gagal, maka secara kesaluruhan kelompok tersebut terkendala dan pemerintah tidak akan melanjutkan programnya. 

“Dalam pengelolaan harus profesional, kami juga berharap tukang nantinya diperbanyak, sehingga pekerjaan bisa segera selesai dengan hasil yang baik. Selain itu sistem pengawasan juga harus berjalan dengan baik,” tambahnya.

Lebih jauh Husein Ahmad, mengatakan rumah yang masuk dalam RTLH, sebesar 6x6 meter, untuk wilayah di tepi laut hendaknya dipertimbangkan secara matang, terkait dengan anggaran. Sehingga nantinya, tidak menjadi kendala dalam penyelesaian pekerjaan. Karena, dalam pencairan anggaran  ada dua tahap, yakni tahap pertama sebesar 70% dan tahap kedua 30%.
 
“Untuk pencarian tehap kedua, disesuaikan dengan pekerjaan, dimana pekerjaan harus selesai 70%, baru anggaran kedua dicairkan,” imbuhnya.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
19:51 WIB | 18-05-2013
KPK Buka Lowongan Kerja dari 16-25 Mei 2013
19:38 WIB | 18-05-2013
KPPAD Kepri Catat Kasus Kekerasan Anak Hingga April 2013 Ada 69 Kasus
18:50 WIB | 18-05-2013
Temukan Indikasi Korupsi Rp 700 Miliar, Haryono Minta Wamendikbud Dicopot
18:25 WIB | 18-05-2013
Lagi, Kapal Nelayan Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Laut Indonesia
17:57 WIB | 18-05-2013
Defile Muqadam Warnai Pawai Taaruf MTQ Tanjungpinang
16:55 WIB | 18-05-2013
23 Perusahaan Ikut Pelatihan Sistem Jaminan Halal LP POM MUI Kepri
16:02 WIB | 18-05-2013
Tak Ada Staf KPU Karimun yang Terlibat di Kasus Narkoba WN Malaysia
15:55 WIB | 18-05-2013
Penindakan Tambang Pasir Ilegal di Batam Jalan di Tempat
15:52 WIB | 18-05-2013
Indonesia Perpanjang Moratorium Hutan
15:18 WIB | 18-05-2013
Warga Busung Butuh Kepastian Soal Relokasi
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit