batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | BP-Batam-Hitung-Kebutuhan-Material-Perbaikan-Jembatan-VI


BP Batam Hitung Kebutuhan Material Perbaikan Jembatan VI
 
Jum'at, 22-06-2012 | 09:57 WIB | Penulis: Ocep/Dodo
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Kepri Tanpa Medali, Jawa Tengah Juara OSN 2013
Dua Minggu Langka, Baru dapat Pasokan Gas Melon Hari Ini
Kembangkan Kebun Raya Batam, Dahlan Teken Kerjasama dengan KRB dan LIPI
Pengelola KIB Lobam Kantongi Izin Reklamasi 760 Hektar Pesisir Pantai


BATAM, batamtoday - Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) masih menghitung harga kebutuhan material yang akan digunakan untuk memperbaiki Jembatan VI Barelang yang rusak akibat tertabrak tongkang APC Aussie.

Dwi Djoko Wiwoho, Direktur PTSP dan Humas BP Batam, mengatakan material yang dibutuhkan pun harus dibeli di luar negeri karena sejumlah material tidak tersedia di Indonesia. 

"Kami masih hitung harga-harga materialnya. Karena tidak semua ada di dalam negeri, harus dibeli diluar negeri," kata dia, Jumat (22/6/2012). 

Menurutnya, setelah dua minggu hasil analisa kerusakan Jembatan ditemukan  satu dari dua tumpuan double box beton prategang mengalami keretakan akibat insiden tabrakan itu pada Rabu (6/6/2012) lalu. 

Sementara dipastikan kabel yang menyambungkan segmen tengah jembatan tidak mengalami kerusakan. 

Untuk pembelian bagian yang rusak BP Batam akan memesannya melalui Sub Kontraktor Jembatan VI yakni PT VSL Indonesia. 

"Kabel-kabel antar segmen tidak putus. Ada keretakan di tiang pancang. Pengganti yang rusak harus dipesan melalui konsultannya," ujarnya. 

Terkait, biaya penggantian Jembatan akibat tabrakan akan diklaim ke asuransi yang menanggung perlindungan Tongkang APC Aussie.

Menurut Djoko, perusahaan asuransi yang menanggung kerusakan Tongkang adalah perusahaan asuransi luar negeri, namun ia tidak mengetahui nama perusahaan asuransinya. 

"Selesai penghitungan, akan diklaim ke asuransinya. Asuransinya luar negeri. Perbaikan belum bisa dimulai, masih membutuhkan dua minggu, kita harapkan secepatnya, tapi tergantung kalau kami dapat cepat barangnya," tambahnya. 

Istono, Direktur Perencanaan dan Pembangunan BP Batam, mengatakan kerusakan Jembatan yang paling utama adalah bearing tumpuan badan jembatan dan segmen Jembatan. Kerusakan berat itu, menurut dia mutlak harus diganti. 

"Yang paling fatal dudukannya, namanya bearing. Ini termasuk rusak berat dan mutlak diganti. Penggantiannya ini yang metodenya cukup menyulitkan. Selain itu dinding diafragmanya, sayapnya rusak yang buat menahan gerakan ke samping," jelasnya.

Ia menilai kesulitan penggantian ini akan menentukan besarnya biaya perbaikan perusahaan lantaran akan mempengaruhi cara pemasangganya. BP Batam masih mempertimbangkan penggunaan bearing yang sama atau menggantinya. 

"Karena spacenya sempit, ini yang kita coba kaji, apakah kita akan menggunakan bearing yang sama, atau yang lain yang lebih simple pemasangannya," tambahnya.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
22:40 WIB | 21-05-2013
Pompong Meledak, Dua Nelayan Dilaporkan Hilang
19:10 WIB | 21-05-2013
Soal Rangkap Jabatan Nur Syafriadi akan Dibawa ke Banmus DPRD Kepri
18:53 WIB | 21-05-2013
Gunakan Kopiah, Hendriyanto Bawa Sanak Famili di Persidangan
18:38 WIB | 21-05-2013
Tiga Anggota DPRD Anambas Resmi Mengudurkan Diri
18:20 WIB | 21-05-2013
Hendriyanto Dijerat Pasal Berlapis
18:05 WIB | 21-05-2013
Batam Butuh Tambahan Lebih 100 Ribu Tabung Gas Bersubsidi
17:08 WIB | 21-05-2013
Kepri Tanpa Medali, Jawa Tengah Juara OSN 2013
17:06 WIB | 21-05-2013
Jika Tak Bisa Dibina, Tindak Tegas Geng Motor yang Melanggar Hukum
17:05 WIB | 21-05-2013
Sebelum Disidang, Terdakwa Dana Hibah KPU Batam Bebas Berkeliaran
16:47 WIB | 21-05-2013
Dua Minggu Langka, Baru dapat Pasokan Gas Melon Hari Ini
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit