batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | Peradi-Minta-Polisi-dan-Pemprov-Kepri-Tindak-Tegas-PNS-Brutal


Peradi Minta Polisi dan Pemprov Kepri Tindak Tegas PNS Brutal
 
Rabu, 13-06-2012 | 18:55 WIB | Penulis: Charles/Dodo
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Kawanan Pengutil Dibekuk di Plaza Botania
Alasan Mau Jemput Teman, Mantan Anak Kost Larikan Motor
Sudah Empat Hari Iman Belum Tertangkap Lagi
Lagi, PT BMW Belum Bisa Tunjukkan Surat Asli Penguasaan Lahan di Lagoi


TANJUNGPINANG, batamtoday - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Tanjungpinang-Bintan sangat menyayangkan sikap dan tindakan arogansi PNS Provinsi Kepri, yang membuat onar serta memukul Polisi dan mahasiswa saat melakukan aksi demo meminta transparansi penyaluran beasiswa di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.  

 

Hal itu dikatakan Ketua Peradi Tanjungpinang-Bintan, Hermansyah SH  saat dikonfirmasi batamtoday di Tanjungpinang, Rabu (13/6/2012).      

Herman mengatakan seharusnya PNS merupakan seorang pamong dan pelayan yang harus memberikan contoh serta tauladan bagi masyarakat,  bukan malah membolos dari kantor, datang ke tempat demo lalu membuat onar dan melakukan penganiayaan pada mahasiswa apalagi kepada Polisi.     

"Secara hukum, pelaksanaan Demo atau menyatakan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara, yang tentunya sesuai dengan prosedural dan mekanisme yang diatur," ujarnya. 

Sedangkan mengenai orang atau PNS, yang notabene bukan merupakan bagian dari massa pendemo maupun pegawai instansi yang didemo, melakukan penganiayan dan pemukulan terhadap peserta demo dan Polisi, jelas-jelas merupakan tindakan kriminal. 

"Kalau melihat dari kronologi kejadiannya, seharusnya polisi melakukan proses hukum terhadap PNS tersebut," kata Hermansyah. 

Yang menjadi pertanyaan, kata Hermansyah, apa maksud dan tujuan yang bersangkutan membolos dari tempat kerja, datang ke Disdik Kepri, lalu melaukan pemukulan pada mahasiswa dan Polisi, yang notabene sedang melakukan aksi dan pengamanan dengan tertib. 

Sikap arogan PNS seperti ini, kata Herman, akan menjadi preseden buruk bagi tingkah laku PNS Provinsi Kepri, yang tidak profesional, korup waktu dan suka membolos, serta membuat onar.      

"Kalau tidak ada kepastian hukum, serta sanksi hukum tegas terhadap oknum PNS yang suka membuat onar sebagaimana yang dilakukan PNS BLH Kepri ini, jelas akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di masa yang akan datang," ujarnya. 

Secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Suhajar Diantoro yang berusaha dikonfirmasi, terhadap peristiwa pemukulan yang dilakukan PNS Provinsi Kepri ini, hingga saat ini,masih belum memberikan jawaban. Sementara itu Kepala BKD Kepri Buralimar mengatakan, dirinya masih akan mempertanyakan kronologis kejadianya dengan meminta keterangan pada atas PNS yang melakukan pemukulan. 

"Saya masih akan meng-cross check kronologi kejadiannya dahulu kepada kepala dinas yang bersangkutan, untuk saya laporkan ke Sekda, Wakil Gubernur serta Gubernur," ujarnya.

Ditanya apakah Pemprov Kepri mentolerir dan akan memberikan sanksi terhadap PNS yang berperilaku brutal ini, Buralimar menyatakan nanti setelah kronologis kejadiannya dia ketahui.

 



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
19:51 WIB | 18-05-2013
KPK Buka Lowongan Kerja dari 16-25 Mei 2013
19:38 WIB | 18-05-2013
KPPAD Kepri Catat Kasus Kekerasan Anak Hingga April 2013 Ada 69 Kasus
18:50 WIB | 18-05-2013
Temukan Indikasi Korupsi Rp 700 Miliar, Haryono Minta Wamendikbud Dicopot
18:25 WIB | 18-05-2013
Lagi, Kapal Nelayan Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Laut Indonesia
17:57 WIB | 18-05-2013
Defile Muqadam Warnai Pawai Taaruf MTQ Tanjungpinang
16:55 WIB | 18-05-2013
23 Perusahaan Ikut Pelatihan Sistem Jaminan Halal LP POM MUI Kepri
16:02 WIB | 18-05-2013
Tak Ada Staf KPU Karimun yang Terlibat di Kasus Narkoba WN Malaysia
15:55 WIB | 18-05-2013
Penindakan Tambang Pasir Ilegal di Batam Jalan di Tempat
15:52 WIB | 18-05-2013
Indonesia Perpanjang Moratorium Hutan
15:18 WIB | 18-05-2013
Warga Busung Butuh Kepastian Soal Relokasi
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit