
TANJUNGPINANG, batamtoday - Diduga intervensi pihak tertentu di Provinsi Kepri, Kepolisian Resor Tanjungpinang tidak menindak dan melanjutkan proses hukum PNS di BLH Provinsi Kepri, Sumantri Ardi, yang melakukan pemukulan pada salah seorang Polisi dan mahasiswa saat terjadi demo menuntut transparansi penyaluran Beasiswa di Provinsi Kepri hingga akhirnya menempuh upaya persuasif dengan jalan damai kepada yang bersangkutan.
Upaya persuasif dan perdamaian antara Sumantri dengan dua korban aksinya ini, dibenarkan Wakapolres Tanjungpinang Kompol Nursantiko dan Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Dandung WS, kepada wartawan di anjungpinang, Rabu (13/6/2012). "Saat ini, sedang dilakukan penyelesaian secara damai oleh Kapolsek Tanjungpinang Timur," kata Nursantiko pada batamtoday saat dikonfirmasi. Nur juga mengatakan,terhadap pemukulan yang dilakukan PNS tehadap anggota Polsek Tanjungpinang Timur sepenuhnya menjadi hak Briptu Rido Triputra Marbun sebagai korban, apakah kasus pemukulan dan penganiayaan itu dilanjutkan secara hukum atau tidak. "Kami menyerahan sepenuhnya kepada korban, apakah akan melanjutkan ke proses hukum atau tidak dan tidak mentang-mentang karena yang dipukul adalah Polisi langsung dilakukan proses hukum, tetapi dikembalikan pada orang yang bersangkutan, karena dimata hukum, anggota Polisi juga memiliki hak yang sama," ujarnya. Ditanya, apakah pihak kepolisian diintervensi pihak tertentu, agar tidak melanjutkan proses hukum atas kasus ini, Nursantiko Menimpali kalau hal itu tidak ada. "Hal itu tidak benar, dan sampai saat ini hal itu tidak ada" ujarnya. Sementara itu, dari pantauan batamtoday pada perundingan Kapolsek Tanjungpinang Timur dengan Sumantri Ardi dan temannya, Selasa,(12/6/2012) sore kemarin juga didampingi salah seorang anggota Sat Narkoba Polres Tanjungpinang berinisial Sr yang tidak lain merupakan menantu seorang tokoh masyarakat Kepri. Kepada batamtoday Sr mengaku, kalau dirinya disuruh dan diperintahkan, mertuanya untuk memediasi dan menyelesaikan permasalahan Sumantri Ardi yang melakukan pemukulan Polisi dan mahasiswa, dengan alasan pelaku mendapat informasi kalau Fansuri dipukul orang.
|
BERITA TERKINI
19:04 WIB | 20-05-2013
Kurir 4 Kilogram Shabu Asal Malaysia Divonis 13 tahun 19:00 WIB | 20-05-2013 Sapta Nirwandar dan Irjen Pudji Buka Parade Moge di Batam 18:50 WIB | 20-05-2013 Presiden Lantik Moeldoko sebagai KASAD 18:47 WIB | 20-05-2013 Kurir Heroin Dituntut 20 Tahun Penjara 18:27 WIB | 20-05-2013 Chatib Basri Menkeu Gantikan Agus Martowardojo 18:15 WIB | 20-05-2013 Pangkalan Gas di Batam, Lebih Banyak yang Ilegal Ketimbang Resmi 17:57 WIB | 20-05-2013 Rokok Bonjour Diduga Gunakan Tembakau Afkir 17:22 WIB | 20-05-2013 DPRD Minta Peredaran Tabung Gas Singapura di Batam Ditertibkan 17:10 WIB | 20-05-2013 Korsleting Listrik, Kantor Bupati Anambas Nyaris Terbakar 16:44 WIB | 20-05-2013 Asik Berpacaran, Dua Pasangan Dipalak di Marina |