batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | Jalur-Darat-Terhambat,-Warga-Pilih-Jalur-Laut


Pasca-Rusaknya Jembatan VI Barelang
Jalur Darat Terhambat, Warga Pilih Jalur Laut
 
Senin, 11-06-2012 | 18:43 WIB | Penulis: Gokli/Dodo
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Kebakaran di Samping Sekolah Pelita Harapan Dipicu Aksi Bakar Diri
Penderita Gangguan Jiwa Meningkat di Anambas
'Telur Marco Polo' Jadi Subjek Fenomena Karimun
Pemko Batam Janji Selesaikan Permasalahan Kampung Tua


BATAM, batamtoday - Rusaknya Jembatan VI Barelang membuat sebagian warga Galang Baru dan Pulang Abang terhambat dalam mengirim ikan hasil tangkapan ke kota Batam. 

Namun, karena keterhambatan tersebut warga yang mayoritas nelayan terpaksa menggunakan jalur laut meskipun tak semaksimal menggunakan jalur darat. Hal ini membuat kekhawatiran tersendiri bagi warga pulau tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun batamtoday, karena rasa khawatir warga terkendalanya transportasi darat disebabkan Jembatan VI mengalami kerusakan ditabrak kapal APC Aussie 1 beberapa hari lalu, warga Galang Baru pun dikabarkan akan mendatangi Kantor Wali Kota Batam untuk mempertanyakan masalah pembangunan jembatan tersebut. 

Akan tetapi, informasi itu dibantah oleh Lurah Galang Baru, Zulkarnaen saat dihubungi batamtoday mengatakan informasi tersebut hanya isu semata. Bahkan warganya sampai saat ini belum membuat pemberitahuan akan melakukan aksi demo.

"Itu tidak pak, hanya isu saja. Beberapa warga yang saya tanya tak ada yang membenarkan akan mengadakan aksi. Bahkan laporan dari warga juga belum ada sama saya," jelas Zulkarnaen kepada batamtoday.

Ditambahkannya, Jembatan VI yang rusak saat ditabrak kapal tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan tonase rendah. Hal inilah menjadi keluhan warga di Pulau Galang Baru karena terkendalanya transportasi darat.

"Saya rasa keluhan warga hanya masalah tidak lancarnya akses pengiriman ikan lewat jembatan. Tapi, warga tetap mengupayakan (pengiriman-red.) lewat laut. Sementara jembatan masih bisa dilalui sepeda motor dan mobil tonase ringan," papar dia.

Sementara itu, salah seorang warga saat dihubungi batamtoday, Hanafi mengaku tak tahu kalau warga lain berencana akan mengadakan aksi. Sejauh ini, kata dia masyarakat di Pulau Galang Baru yang mayoritas nelayan mengeluhkan masalah Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat sulit didapat.

"Saya sendiri malah tak tahu mas kalau ada rencana warga akan demo. Tapi, memang kami nelayan di pulau ini mengeluh masalah pasokan BBM," sebutnya.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
11:28 WIB | 23-05-2013
BMKG Prediksikan Cuaca Batam Berawan Disertai Hujan Ringan
11:21 WIB | 23-05-2013
Jenis Imunisasi yang Penting untuk Orang Dewasa
10:49 WIB | 23-05-2013
Kapolres Tanjungpinang Luncurkan Kampanye Keselamatan Berkendara
10:28 WIB | 23-05-2013
Arus Lalin di Simpang Jam Terpantau Lancar
10:14 WIB | 23-05-2013
Truk Tabrak Tiang Listrik, Arus Lalin Menuju Sekupang Tersendat
09:40 WIB | 23-05-2013
Pro dan Kontra Wajib Militer Bagi Perempuan Singapura
09:13 WIB | 23-05-2013
Wujudkan SDM PKK yang Profesional TP PKK Kota Batam Gelar Pelatihan
09:05 WIB | 23-05-2013
Inilah Susunan Pengurus DPP FWKK Periode Tahun 2012 - 2015
08:56 WIB | 23-05-2013
UEFA Akhirnya Pulihkan Status Malaga
08:52 WIB | 23-05-2013
Menjaga Air Jaga Keanekaragaman Hayati
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit