batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | WWF-Luncurkan-Living-Planet-Report-2012


WWF Luncurkan Living Planet Report 2012
 
Kamis, 17-05-2012 | 10:59 WIB | Penulis: Redaksi/Dodo
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Berawan Disertai Hujan Ringan Warnai Cuaca Batam Hari Ini
BLH Anambas Sosialisasikan Aturan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Ratusan Kendaraan di Tanjungpinang Jalani Uji Emisi
Pemanasan Global Hilangkan Spesies Bumi


BATAM, batamtoday - Manusia saat ini hidup bagaikan memiliki planet cadangan. Mereka menggunakan sumber daya alam 50% lebih banyak dari yang bisa bumi sediakan. 

Hal tersebut terungkap dari laporan terbaru World Wildlife Fund Internasional (WWF International) berjudul “Living Planet Report” edisi 2012 yang diluncurkan Selasa (15/5/2012). 

Menurut Jim Leape, Direktur Jenderal WWF Internasional, tingkat kesehatan dan kelestarian hutan, sungai dan samudra terus menurun akibat tekanan kumulatif dari gaya hidup manusia. 

Tanpa adanya perubahan gaya hidup, ekploitasi sumber daya alam akan terus meningkat. “Dan pada 2030, bahkan dua planet pun tak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia,” ujar Jim Leape dalam kata pengantar laporan ini. 

“Namun manusia selalu memiliki pilihan. Kita bisa menyediakan pangan, air dan energi untuk 9 hingga 10 miliar penduduk dunia pada tahun 2050. Manusia bisa menyediakan pangan tanpa harus merusak hutan, menggunakan air atau bahan kimia lebih banyak,” ujar Jim Leape. 

Solusinya adalah dengan memanfaatkan bahan makanan secara optimal, mengurangi limbah, menggunakan bibit dan teknik panen yang lebih baik, mengembalikan kesuburan tanah, serta mengurangi konsumsi daging terutama di negara-negara maju berpendapatan tinggi. 

Manusia bisa menjamin ketersediaan pasokan air dengan menjaga kelestarian sungai, danau dan lahan basah. Teknik irigasi dan tata kelola air yang lebih cerdas dan perencanaan (penggunaan) sumber daya alam yang lebih baik juga bisa membantu menyelamatkan sumber daya air dan ekosistem di dalamnya.

 

Dunia juga bisa memenuhi kebutuhan energi dari sumber energi baru dan terbarukan seperti angin dan sinar matahari yang tidak hanya bersih namun juga berlimpah.

 

“Tugas pertama yang harus kita lakukan adalah meningkatkan efisiensi penggunaan energi pada bangunan, kendaraan, dan pabrik yang akan bisa membantu menghemat konsumsi energi hingga separuhnya,” ujarnya. 

Menurut Jim Leape jika kita bisa melakukan penghematan energi, maka kita akan lebih mudah memenuhi kebutuhan energi dari sumber energi terbarukan. 

Semua ini tergantung pada komitmen dunia untuk beralih ke teknologi ramah lingkungan sehingga dunia bisa menghentikan subsidi bahan bakar fosil yang nilainya mencapai US$700 miliar. 

Konferensi Pembangunan Berkalanjutan (Rio+20) yang akan berlangsung bulan depan menurut Jim membuka peluang penting untuk memahat masa depan yang kita inginkan. Tentunya masa depan itu adalah masa depan yang lebih hijau, damai dan lestari.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
19:51 WIB | 18-05-2013
KPK Buka Lowongan Kerja dari 16-25 Mei 2013
19:38 WIB | 18-05-2013
KPPAD Kepri Catat Kasus Kekerasan Anak Hingga April 2013 Ada 69 Kasus
18:50 WIB | 18-05-2013
Temukan Indikasi Korupsi Rp 700 Miliar, Haryono Minta Wamendikbud Dicopot
18:25 WIB | 18-05-2013
Lagi, Kapal Nelayan Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Laut Indonesia
17:57 WIB | 18-05-2013
Defile Muqadam Warnai Pawai Taaruf MTQ Tanjungpinang
16:55 WIB | 18-05-2013
23 Perusahaan Ikut Pelatihan Sistem Jaminan Halal LP POM MUI Kepri
16:02 WIB | 18-05-2013
Tak Ada Staf KPU Karimun yang Terlibat di Kasus Narkoba WN Malaysia
15:55 WIB | 18-05-2013
Penindakan Tambang Pasir Ilegal di Batam Jalan di Tempat
15:52 WIB | 18-05-2013
Indonesia Perpanjang Moratorium Hutan
15:18 WIB | 18-05-2013
Warga Busung Butuh Kepastian Soal Relokasi
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit