Meski Ekonomi Lesu, Daya Beli Masyarakat Lingga di Bulan Ramadan Cukup Tinggi
Oleh : Bayu Yiyandi
Rabu | 31-05-2017 | 17:38 WIB
pedagang-takjil-di-Lingga.gif
salah satu pedagang takjil di Lingga (Foto: Bayu Yiyandi)

BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Antusias masyarakat Ibu Kota Kabupaten Lingga di bulan suci Ramadan ini terlihat cukup tinggi, walaupun geliat perekonomian sedang lesu.

Hal itu bisa dilihat dari tingginya jajanan takjil yang dibeli mereka. Mulai dari kue-mue hingga minuman dan manisan yang diboyong mereka satu persatu, diisi dalam kantong plastik warna warni.

Padahal jika ditilik, kondisi ekonomi masyarakat di Ibu Kota Kabupaten yakni Daik Lingga cukup dibilang "lagi oleng". Lapangan kerja yang tak tersedia dan minimnya kegiatan pembangunan di pemerintah daerah, seolah tidak menjadi beban mereka untuk merogohkan kocek sebanyak mungkin di bulan yang penuh berkah ini.

"Alhamdulillah lah, kalau bulan Ramadan ini ada aja rezekinya. Lagi pun dengan adanya jajanan takjil ini kami di rumah sangat terbantu. Kadang tak payah nak masak lagi. Dan juga rasanya tak lengkap kalau menu buka tu hanya makan nasi saja," ungkap Ibu Ari, salah satu pengunjung yang sering membeli jajanan dari pedagang takjil ini kepada BATAMTODAY.COM, Rabu (31/05/2017) sore

Sebagai ibu rumah tangga, ia mengaku tidak terlalu peduli dengan kondisi ekonomi yang lagi lesu di Kabupaten Lingga ini. Namun ia berharap pemerintah daerah cepat menanggapi hal tersebut, jangan sampai adanya kesenjangan sosial ekonomi yang terjadi nantinya.

Sementara tingginya antusias masyarakat, juga berimbas positif kepada para pedagang takjil di Lingga. Meski banyak yang berjualan, semuanya tetap laris manis diserbu para pembeli, apapun bentuk dagangannya.

"Alhamdulillah, dari pertama Ramadhan hingga masuk Ramadan yang kelima cukup lumayan. Ini merupakan berkah. Kadang habis kadang tinggal sedikit," ungkap Sari, salah satu pedagang takjil di Daik Lingga.

Ia yang setiap tahunnya menjadi pedagang takjil itu, mengaku sangat senang dagangannya laris manis dibeli masyarkat.

"Bersyukur dagangan saya habis. Ya untungnya juga lumayan adalah. Tapi tidak besar, cukup untuk makan lah," ujarnya.

Editor: Udin